12 Cara untuk Mengobati Sindrom Lidah Terbakar

Revisi : https://tinyurl.com/_2024

12 Cara untuk mengobati Lidah Terbakar - Pengobatan rumah untuk membakar lidah meliputi penggunaan gliserin, es batu, permen karet bebas gula, baking soda, makanan bergizi, madu, jus herbal, minyak lavender, pepaya, lidah buaya, teh hitam, dan jus apel.

Sindrom Lidah terbakar adalah sindrom di mana seseorang memiliki sensasi terbakar di mulut mereka. Rasa sakit menyebar ke lidah, bibir, bagian dalam pipi dan hampir ke seluruh area mulut. Hal ini mungkin disebabkan karena berbagai jenis kekurangan gizi, namun yang paling sering, penyebab sindrom ini tidak diketahui. Gejalanya adalah sensasi terbakar di seluruh mulut, kekeringan dan asam di mulut, peningkatan rasa haus, kehilangan rasa, dan kondisi makan atau oral lainnya. Asupan makanan yang tepat dan beberapa pengobatan di rumah dapat diikuti untuk mengatasi sindrom ini.

 Pengobatan rumah untuk membakar lidah meliputi penggunaan gliserin 12 Cara untuk Mengobati Sindrom Lidah Terbakar

Sindrom Lidah Terbakar adalah sindrom yang ditandai dengan sensasi terbakar terus menerus di lidah dan mulut. Rasa sakit mungkin akut atau bisa ada selama beberapa hari. Namun, lapisan mulut tampak normal secara klinis. Hal ini juga dikenal sebagai Sindrom Mulut Terbakar. Dr. Rogers, profesor dermatologi di Mayo Medical School di Rochester, Minnesota, mengatakan bahwa hal itu mempengaruhi wanita (wanita pasca menopause) lebih sering daripada pria, terutama di usia pertengahan mereka. Hal ini tampaknya menjadi masalah umum yang terlihat di seluruh dunia.

Penyebab Sindrom Lidah terbakar


Menurut Mayoclinic, Sindrom Lidah Terbakar mungkin terjadi karena infeksi jamur di mulut, obat-obatan, kekurangan gizi (misalnya vitamin B12, seng, zat besi, niasin, dll), asupan makanan pedas, ketidakseimbangan hormon selama menopause, alergi, refluks Asam lambung, kerusakan saraf, diabetes, kelainan darah seperti anemia, ruam kulit yang umum terjadi di mulut disebut lichen planus, penyakit gigi, penggunaan tembakau, kebiasaan oral yang buruk seperti penggunaan obat kumur yang berlebihan dan terlalu menyikat lidah, atau kelainan endokrin. Pada dasarnya, konsumsi makanan sangat panas juga menyebabkan pembakaran lidah sindrom. Ini mungkin juga terkait dengan produksi radikal bebas beracun yang dilepaskan selama kondisi stres. Infeksi saluran pernafasan bagian atas juga bisa menyebabkan lidah terbakar.

Nyeri sering terjadi sepanjang hari, tapi tidak pada malam hari. Pada kasus yang parah, dokter gigi mungkin meresepkan steroid, seperti prednisone.

Gejala Sindrom Lidah terbakar


Gejala Sindrom Lidah terbakar seperti yang dijelaskan oleh Dr. Miriam Grushka, dari pusat kesehatan William Osler di Connecticut, gejala berikut dikaitkan dengan kelainan ini :

Sensasi terbakar di seluruh mulut 
Asam dan kekeringan pada mulut
Mati rasa di ujung lidah
Kenaikan dahaga
Kesulitan makan
Rasa pahit
Kehilangan rasa lengkap
Kecemasan dan depresi

Pengobatan Sindrom Lidah Terbakar


12 Pengobatan rumah yang mengejutkan untuk mengatasi Sindrom lidah terbakar

Beberapa pengobatan rumah yang paling berguna dan mudah untuk pengobatan dan penyembuhan lidah yang terbakar tercantum di bawah ini:

Aloe Vera (Lidah buaya) : Menerapkan gel Aloe Vera di atas lidah yang terbakar dua atau tiga kali sehari dapat meredakan sensasi terbakar.

Es batu : Aplikasi es batu di atas area yang terbakar dapat mengurangi rasa sakit di daerah tersebut.
Permen Karet Bebas Gula: Mengunyah permen karet bebas gula untuk sementara dapat mengurangi rasa panas terbakar.

Baking Soda : Baking soda bisa digunakan untuk menyikat gigi, bukan pasta gigi komersial.

Diet Gizi : Makanan kaya zat besi seperti kurma, biji wijen, dan jambu mete juga bisa dikonsumsi. Selain itu, diet dengan sayuran berdaun, jus, makanan kaya vitamin B1, vitamin B2, vitamin B12, seng, dll bisa mengurangi sensasi terbakar.

Jus Apel : Membilas mulut dengan jus apel dingin bisa mendinginkan lidah yang terbakar.

Gliserin : Menerapkan gliserin di lidah bisa mengurangi sensasi terbakar juga.

Pepaya : Makan pepaya bisa menyembuhkan luka bakar dengan enzim yang bisa meremajakan kulit yang terbakar.

Teh Hitam : Ekstrak teh hitam bisa dioleskan di lidah yang terbakar. Ekstraknya bisa dikumpulkan dengan merendam 2-3 kantong teh dalam secangkir air dan merebusnya. Asam Tannic yang terdapat dalam teh menyerap panas, lalu mendingin dan menenangkan luka bakar.

Madu : Madu bisa dioleskan di lidah seperti salep. Ini membantu dalam mengurangi peradangan.

Jus Herbal : Jika sindrom lidah terbakar disebabkan kekurangan asam lambung di perut, maka asupan jus herbal seperti dandelion, pisang raja, lobak hitam, dan jelatang bisa menyembuhkan sindrom ini.

Minyak Lavender : Minyak lavender dapat dioleskan di lidah yang terbakar menggunakan cottonbud untuk mengurangi rasa sakit dan untuk mempercepat penyembuhan.

Selain itu, minum banyak air bisa menyerap panas di area yang terbakar dan menghilangkan sensasi terbakar. Asupan makanan panas dan pedas harus dihindari. Jika sakitnya parah, sebaiknya segera ke dokter sesegera mungkin.

Sumber https://www.artikelmateri.com/